Tomy Resmikan TK dan Kukuhkan Pengurus Bumdes Pa’bentengan

Mulyadi_ganie , 13 Oktober 2017

 

Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto diundang oleh masyarakat dan Pemerintah Desa Kindang Kecamatan Kindang. Kunjungan Tomy ke desa terluar ini untuk meresmikan gedung Taman Kanak-Kanak (TK) Mattiro Deceng, sekaligus mengukuhkan para pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pa’bentengan Desa Kindang, di aula kantor desa, Rabu (11/10).

Kunjungan Wabup dimanfaatkan warga Desa Kindang untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah kabupaten. Beragam uneg-uneg mereka sampaikan, diantaranya persoalan infrastruktur jalan, peningkatan kapasitas anggota Bumdes, serta persoalan listrik yang sampai saat ini masih ada dua dusun di desa tersebut tidak teraliri jaringan listrik PLN.

Kepala Desa Kindang, Nurdin menuturkan bahwa dengan potensi alam pertanian dan perkebunan yang dimiliki oleh Desa Kindang, sehingga Bumdesnya fokus bergerak pada sektor hasil bumi. Nurdin berharap kehadiran Bumdes dapat mengelola segala potensi hasil bumi yang ada di desanya secara profesional.

Senada dengan Kades Kindang, Tomy meminta pengelolaan Bumdes melibatkan generasi muda, oleh karena anak muda itu dapat lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usaha.

Usai berdiskusi di aula kantor desa, Tomy Satria Yulianto yang didampingi oleh Camat Kindang A. Awaluddin, Kades Kindang Nurdin dan Kades Kahayya bergerak menuju lokasi peresmian gedung TK yang berjarak dua kilometer dari aula desa. Tomy menggunting pita sebagai tanda diresmikannya gedung TK Mattiro Deceng yang sumber anggarannya berasal dari Bantuan Dana Desa (BDD) yang terdiri dari dua ruangan belajar.

TK tersebut satu-satunya taman kanak-kanak di Desa Kindang. Sejak berdiri pada tahun 2013 aktifitas TK tersebut menggunakan rumah warga.

Tomy menyampaikan penghargaan kepada pemerintah desa dan masyarakatnya, yang peduli kepada sektor pendidikan. Sudah saatnya, kata Tomy masyarakat Kindang untuk membangkitkan dunia pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia.

Desa Kindang yang dikarunia alam yang subur harus dibarengi dengan SDM yang bagus.

“Dulu ada pandangan warga, biar tidak sekolah yang penting ada “Sikola' ” (baca:coklat/kakao), itu karena masyarakat Kindang lebih banyak berurusan dengan tanaman kebun. Namun saat ini anggapan tersebut sudah harus ditepis, tidak boleh ada lagi anak-anak putus sekolah,” ujar Tomy (A3)

Artikel Lainnya :

Menyerap Keluhan Masyarakat Lebih Cepat, Pemkab Terapkan Lapor-SP4N

  Pemerintah Kabupaten Bulukumba saat ini tengah mempersiapkan penerapan Program Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat sebagai Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (Lapor-SP4N). Program ini diperuntukan untuk...

Pemkab Abaikan Tuntutan Penggugat SLB

  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba bertahan tidak akan membayarkan tuntutan ganti rugi sengketa lahan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Bulukumba kepada pengugat. Pemerintah bersedia melakukan ganti rugi jika keluar putusan pengadilan...

Bulukumba Akan Dilewati Pasukan Peleton Beranting Kodam XIV Hasanuddin

Sebanyak dua peleton pasukan tempur Kodam XIV Hasanuddin akan melintasi tujuh kabupaten di wilayah selatan Sulawesi Selatan dengan berjalan kaki, termasuk Kabupaten Bulukumba. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Juang Kartika atau...

Bupati Lepas Atlit Cabang Senam Panjat Tebing dan Atletik

Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali melepas para atlit yang akan mengikuti Pra Porda, di ruang rapat Bupati, Rabu (13/12). Para atlit yang dilepas tersebut terdiri dari tiga cabang olahraga yaitu, Senam, Atletik dan Panjat Tebing. Menurut Ketua...