Serapan Anggaran di Triwulan I 2018 Masih Rendah

Mulyadi_ganie , 13 April 2018

 

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba, menggelar monitoring dan evaluasi (Monev) pembangunan triwulan I tahun anggaran 2018, diaula kantor Bappeda Bulukumba, Jumat 13 April 2018. Monev diikuti Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Bulukumba, kepala instansi vertikal, camat, serta lurah. Dua anggota DPRD Bulukumba, juga hadir. Keduanya adalah H Abd. Kadir (PKS) dan Fahidin HDK (PKB), yang mewakili pimpinan DPRD Bulukumba.

Monitoring dan evaluasi yang membahas capaian dan realisasi kegiatan pembangunan triwulan I, dibuka Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali.

Kepala Bappeda Bulukumba Andi Syafrul Patunru dalam laporannya mengatakan monev kegiatan pembangunan triwulan I 2018 bertujuan untuk mengetahui masalah yang dihadapai serta mencari solusi bagi OPD untuk mempercepat serapan anggaran.

Monitoring dan evaluasi triwulan pertama, tidak hanya untuk APBD Bulukumba, tetapi juga untuk mengevaluasi dana yang bersumber dari APBN. Tetapi, khusus untuk APBD Bulukumba 2018, menurut Andi Syafrul Patunru, serapan anggaran di triwulan pertama ini, terbilang masih rendah.

Ia mengatakan, APBD Bulukumba 2018 sebesar Rp1,5 triliun, yang terbagi dalam belanja tidak langsung dan belanja langsung. Belanja langsung atau belanja modal/kegiatan di APBD 2018, mencapai lebih dari Rp700 miliar. Namun, menurut Kepala Bappeda Andi Syafrul Patunru, serapan dana ditriwulan baru sekitar Rp70 miliar atau 9,23 persen dari target belanja langsung.

"serapan dana yang baru 9,23 persen terbilang rendah dari target 22 persen ditriwulan pertama ini,"kata Kepala Bappeda Bulukumba Andi Syafrul Patunru.

Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, mengingatkan jajaran ASN Pemkab Bulukumba untuk tidak main-main. Apalagi, pejabat sudah menanda-tangani fakta integritas.

"Saya tidak segan-segan akan memberikan sanksi bagi pejabat yang tidak bisa melakukan akselerasi,"kata Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali.

Dihadapan peserta Monev, Bupati minta Aparatur Sipil Negara (ASN) meningkatkan produktivitas. ASN jangan malas. ASN yang malas merupakan tanggung jawab pimpinan OPD untuk melakukan pembinaan.

"Perlu dimonitor ASN yang malas. Saya minta kepala OPD untuk mengajak mereka (ASN malas) untuk bekerja lebih produktif,"pinta Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali. (Ud)

Artikel Lainnya :

Bursa Inovasi Desa Digelar

  Wabup: Kades Jangan Selalu di Zona Nyaman Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bekerjasama dengan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) menggelar Bursa Inovasi Desa (BID)...

Bulukumba Kirim Bantuan Kemanusiaan Ke Palu dan Donggala

  Permerintah kabupaten (Pemkab) Bulukumba mengirim bantuan untuk korban gempa di Sulawesi Tengah. Bantuan sebanyak 18 truk dilepas Sekertaris Daerah (Sekda) Bulukumba, Andi Bau Amal, dikantor Bupati Bulukumba, Senin 8 Oktober...

Hari Libur, Bapenda Bulukumba Tetap Buka Layanan PBB-P2

  Jatuh tempo Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang sedianya jatuh pada hari ini, Jumat, 28 September 2018, akhirnya diperpanjang sampai hari Minggu, 30 September 2018. Hal ini dilakukan setelah melihat membludaknya...

Peringati Hari Pariwisata, Lintas Sektor Gelar Aksi Pilah Sampah dan Tanam Pohon

  Kesadaran merawat pariwisata Bulukumba mulai tumbuh. Kolaborasi lintas sektor menggelar aksi bersih dan penanaman pohon sembari mengedukasi pengusaha dan masyarakat sekitar kawasan wisata. Keindahan wisata bahari Bulukumba tak diragukan...