Bupati Bulukumba Terima Penghargaan Rastra

Mulyadi_ganie , 17 Mei 2017

Bupati Bulukumba AM Sukri A Sappewali, menerima penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan di Makassar. Penghargaan tersebut diberikan, karena Pemkab Bulukumba  berhasil dalam pengelolaan beras miskin atau raskin tahun sebelumnya.

Penghargaan Gubernur Sulsel ini diserahkan Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel, Ir Abd Latif di acara Sosialisasi Program Subsidi Rastra (Beras Sejahtera) dulu disebut Raskin di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu 17 Mei 2017. Sosialisasi program subsidi Rastra 2017 dilaksanakan Pemprov Sulsel bekerjasama Perum Bulog Sulsel.  

Adabeberapa kategori penghargaan kepada sejumlah kabupaten/kota di Sulsel. Beberapa kategori itu adalah -pelunasan Harga Tebus Raskin (HTR) secara tunai cash and carry, pelunasan  HTR melalui APBD, penyaluran dan pelunasan HTR tercepat, pengelolaan adminitrasi terbaik, serta dukungan pemda teraktif.  

Kabupaten/kota yang menerima penghargaan adalah Jeneponto, Soppeng, Palopo, Wajo, dan Pare Pare. Sementara, Pemkab Bulukumba mendapat penghargaan kategori pelunasan Harga Tebus Raskin (HTR) secara tunai cash and carry. Seleksi dilaksanakan berdasarkan evaluasi data usulan dari Sub Divre Bulog di daerah. Data tersebut kemudian divalidasi sesuai dokumen yang diajukan.  

Tahun 2017 ini, Pemkab Bulukumba mendapatkan jatah  penerima beras miskin atau Rastra Sebanyak 18.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jatah penerima Rastra untuk Bulukumba, turun dibanding dengan tahun sebelumnya.

Bupati Bulukumba AMSukri Sappewali,  mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh Pemprov Sulsel. Menurutnya pengelolaan Rastra atau raskin oleh pemerintah memang harus lebih baik, karena ini terkait dengan hak orang miskin.

Sekda Pemprop Sulsel, Ir Abd Latif, yang membawakan sambutan Gubernur Sulsel, mengatakan alokasi raskin atau Rastra tahun 2017 turun dari tahun sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan karena Indeks Kemiskinan Sulsel turun. Sulsel sebagai daerah agraris sebahagian besar masyarakatnya hidup di sektor pertanian. 

“Pemprov Sulsel dalam melaksanakan pembangunannya, telah mencanangkan program-program yang diperuntukkan bagi peningkatan produksi dan produktivitas komoditi unggulan daerah, salah satunya adalah beras” pinta Abdul Latif.(A3)

Artikel Lainnya :

Bulukumba Tuan Rumah LK II HMI Tingkat Nasional Diikuti 80 Peserta

  Diikuti 80 Peserta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba menggelar Latihan Kader II (Intermediate Training) Tingkat Nasional. LK II yang berlangsung mulai 24 November sampai 2 Desember ini dibuka oleh Wakil Bupati Tomy Satria...

Dua Kampung dari Kaltim Belajar di Bulukumba

  Pemerintah Kabupaten Bulukumba menerima Kunjungan Belajar Terpadu dari Provinsi Kalimantan Timur. Rombongan yang berjumlah 24 orang berasal dari dua desa atau kampung, yaitu dari Kampung Pegat Batumbuk dan Kampung Teluk Semanting Kabupaten...

Bulukumba Pimpin Raihan Medali di Porseni PGRI IV Lutim

  Memasuki hari ketiga, kontingen Kabupaten Bulukumba berhasil memimpin sementara jumlah raihan medali pada pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) IV tingkat se-provinsi Sulawesi Selatan yang...

Tari Gori Asal Kajang Dipentaskan di Luwu Timur

  Penampilan Tari Gori asal Kajang, Kabupaten Bulukumba berhasil memukau para penonton dan juri di lomba tari tunggal pada lanjutan gelaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Malili, Kabupaten Luwu...