Bupati Bulukumba Tandatangani Serah Terima Source Code Aplikasi Perizinan dan TPP

Mulyadi_ganie , 12 Oktober 2017

 

Bupati Bulukumba, A.M. Sukri A. Sappewali melakukan Penandatangan Berita Acara Serah Terima Source Code Aplikasi Perizinan dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (11/10).

Penandatangan ini bagian dari sosialisasi agenda pencegahan korupsi terintegrasi pada Pemerintah Provinsi Sulsel dengan pemerintah kabupaten/kota, yang diharapkan kepala daerah dapat mengadopsi aplikasi ini di daerahnya masing-masing.

Kepala Satgas Wilayah 1 Kedeputian Bidang Pencegahan KPK RI Tri Gamarefa dalam sambutannya menyampaikan, terkait koordinasi dan supervisi pemberantasan korupsi terintegrasi KPK berwenang melakukan pencegahan tindak pidana korupsi.

“Masih banyak daerah di Sulsel yang belum menerapkan sistem pelayanan perizinan secara online dan belum memberikan tambahan penghasilan untuk pegawainya, oleh karena itu, kami mengharapkan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk segera mengambil langkah strategis guna mewujudkan pemberantasan korupsi yang terintegrasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Tri menuturkan bahwa masih ada lebih 556 desa di Sulsel yang belum menerapkan Aplikasi Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Siskeudes), sehingga perlunya keseriusan para bupati untuk mendorong percepatan pelaksanaan Siskeudes tersebut. Tidak lupa Tri menyampaikan terima kasih kepada para bupati yang telah menggunakan sistem tersebut di desanya yang salah satunya Kabupaten Bulukumba.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa KPK dan Perwakilan BPKP Sulsel mempunyai andil besar dalam membantu pemerintah Provinsi Sulsel dalam melaksanakan program pencegahan korupsi.

“Ini perlu dilakukan secara bersama-sama untuk mengatasinya, bupati harus lebih berhati-hati dalam menjalankan roda pemerintahan agar tidak terlibat kasus korupsi, karena melihat kondisi saat ini dengan banyaknya pejabat daerah yang berurusan dengan hukum karena tindak pidana korupsi,” ujar SYL

Dikatakannya, upaya pemberantasan korupsi sangat tergantung pada kemauan atau komitmen pimpinan pemerintahan. Olehnya itu, mari kita bahu membahu dalam mencegah terjadinya korupsi di daerah kita masing masing.(A3/R2)

Artikel Lainnya :

Menyerap Keluhan Masyarakat Lebih Cepat, Pemkab Terapkan Lapor-SP4N

  Pemerintah Kabupaten Bulukumba saat ini tengah mempersiapkan penerapan Program Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat sebagai Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (Lapor-SP4N). Program ini diperuntukan untuk...

Pemkab Abaikan Tuntutan Penggugat SLB

  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba bertahan tidak akan membayarkan tuntutan ganti rugi sengketa lahan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Bulukumba kepada pengugat. Pemerintah bersedia melakukan ganti rugi jika keluar putusan pengadilan...

Bulukumba Akan Dilewati Pasukan Peleton Beranting Kodam XIV Hasanuddin

Sebanyak dua peleton pasukan tempur Kodam XIV Hasanuddin akan melintasi tujuh kabupaten di wilayah selatan Sulawesi Selatan dengan berjalan kaki, termasuk Kabupaten Bulukumba. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Juang Kartika atau...

Bupati Lepas Atlit Cabang Senam Panjat Tebing dan Atletik

Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali melepas para atlit yang akan mengikuti Pra Porda, di ruang rapat Bupati, Rabu (13/12). Para atlit yang dilepas tersebut terdiri dari tiga cabang olahraga yaitu, Senam, Atletik dan Panjat Tebing. Menurut Ketua...