Wabup Buka Sosialisasi Gernas Revolusi Mental

Mulyadi_ganie , 24 Mei 2018

 

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI menggelar Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental Berbasis Pembangunan Manusia Inklusif, Selasa 22 Mei 2018 di aula Bappeda Bulukumba.

Sosialisasi ini dibuka oleh Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto dan ikuti oleh seluruh camat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta Kepala OPD seperti Kadis Tanaman Pangan, Kadis PUPR, dan Kadis Dukcapil.

Panitia Pelaksana Alexander Mering mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental. Tujuan sosialisasi dimaksudkan untuk mensinergikan upaya dan praktek baik yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat dalam pembangunan inklusif menjadi instrumen kerja revolusi mental ditingkat nasional dan daerah. 

“Kegiatan ini adalah keempat setelah dilaksanakan sebelumnya di Lebak, Tangerang, dan Lombok Utara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mering mengemukakan bahwa ada  5 sasaran yang menjadi prioritas dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental yaitu Indonesia Melayani, Indonesia  Bersih, Indonesia Tertib,  Indonesia Mandiri, serta Indonesia Bersatu.

Wabup Tomy Satria Yulianto dalam sambutannya menanggapi jika Pemda Bulukumba telah berkomitmen untuk melaksanakan gerakan revolusi mental. Menurutnya Gernas revolusi mental itu telah dibreak down ke dalam gerakan Bulukumba Melayani pada tahun 2017 yang lalu. Gerakan tersebut untuk merespon isu pelayanan publik, dari yang selama ini pasif menjadi aktif dan jemput bola.

“Aparat birokrasi kita harapkan responsif atas permasalahan warga, khususnya yang bersentuhan dengan pelayanan dasar,” pinta Tomy.

Terhadap pelayanan dasar, pemerintah kabupaten lanjut Tomy telah melakukan berbagai program kegiatan, misalnya home care di wilayah terpencil, serta menggandeng berbagai stakeholder dalam pemenuhan administrasi kependudukan.

Gerakan Revolusi Mental menurut Tomy adalah sebuah gerakan lintas struktural yang penggeraknya siapa saja, baik itu tokoh masyarakat, pemuda, NGO atau pun aparat birokrasi.

Ditambahkannya Gernas Revolusi Mental berorientasi pada pembangunan inklusif yaitu pembangunan yang tidak hanya terfokus pada pencapaian indikator pembangunan manusia sebagai output capaian, melainkan juga terkait dengan upaya pemerintah untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun kelompok di dalam masyarakat yang ditinggalkan ataupun dihalangi dalam mengakses layanan pembangunan yang disediakan oleh pemerintah.

“Intinya seluruh warga merasakan manfaat yang sama dari pembangunan itu sendiri, baik masyarakat kota maupun yang berada di wilayah terpencil,” tutur Tomy.

Selain pemaparan materi sosialisasi dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan oleh M Armansyah, dan Kepala Bappeda Andi Syafrul Patunru, peserta juga melakukan diskusi kelompok dalam mengidentifikasi tantangan yang dihadapi warga dan pemerintah, beserta rekomendasi solusi yang sebaiknya dilakukan.(A3)

Artikel Lainnya :

Bursa Inovasi Desa Digelar

  Wabup: Kades Jangan Selalu di Zona Nyaman Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bekerjasama dengan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) menggelar Bursa Inovasi Desa (BID)...

Bulukumba Kirim Bantuan Kemanusiaan Ke Palu dan Donggala

  Permerintah kabupaten (Pemkab) Bulukumba mengirim bantuan untuk korban gempa di Sulawesi Tengah. Bantuan sebanyak 18 truk dilepas Sekertaris Daerah (Sekda) Bulukumba, Andi Bau Amal, dikantor Bupati Bulukumba, Senin 8 Oktober...

Hari Libur, Bapenda Bulukumba Tetap Buka Layanan PBB-P2

  Jatuh tempo Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang sedianya jatuh pada hari ini, Jumat, 28 September 2018, akhirnya diperpanjang sampai hari Minggu, 30 September 2018. Hal ini dilakukan setelah melihat membludaknya...

Peringati Hari Pariwisata, Lintas Sektor Gelar Aksi Pilah Sampah dan Tanam Pohon

  Kesadaran merawat pariwisata Bulukumba mulai tumbuh. Kolaborasi lintas sektor menggelar aksi bersih dan penanaman pohon sembari mengedukasi pengusaha dan masyarakat sekitar kawasan wisata. Keindahan wisata bahari Bulukumba tak diragukan...