Satpol Razia Ternak di Bontobahari

Mulyadi_ganie , 16 Mei 2018

 

Satpol PP bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Bontobahari melakukan razia ternak liar di sepanjang jalan Bontobahari, Rabu (16/5).

Razia ternak dilakukan untuk merespon keluhan masyarakat terkait keberadaan ternak yang berkeliaran di sepanjang jalan di Kecamatan Bontobahari, khususnya jalur menuju kawasan wisata Tanjung Bira. Pasalnya sering terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang dialami oleh pengunjung wisata maupun warga lokal yang disebabkan oleh ternak sapi maupun kambing yang bebas berkeliaran di jalan.

Razia ternak yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Andi Baso Bintang ini adalah pertama kalinya dilakukan di luar Kecamatan Ujung Bulu atau kota Bulukumba. Dari razia yang dilakukan di Desa Darubiah dan Desa Bira, petugas mengumpulkan puluhan ternak sapi dan kambing.

Camat Bontobahari Dedi Rahmadi mengatakan operasi penertiban ternak kali ini masih berupa pembinaan atau tidak dikenakan denda kepada pemilik ternak, sehingga ternak yang diamankan di kantor desa masih diserahkan kepada pemiliknya setelah menandatangani surat pernyataan.

"Bisa dikatakan Bontobahari itu darurat ternak liar. Makanya kita melakukan penertiban karena sudah meresahkan dengan banyaknya lakalantas," beber Dedi Rahmadi.

Sebelum penertiban dilakukan, Dedi Rahmadi mengaku pihaknya sudah melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat pemilik ternak di desa masing-masing dan sosialisasi melalui mimbar masjid-masjid. Kedepannya, lanjutnya akan dilakukan penertiban kembali dan sudah akan dikenakan denda sesuai Perda Nomor 13 tahun 2013 tentang Pemeliharaan dan Penertiban Ternak.

Sesuai perda, 1 ekor sapi dikenakan denda sebanyak 1 juta rupiah, dan kambing 500 ribu rupiah. Olehnya itu Camat Bontobahari meminta bantuan dan dukungan kepada seluruh masyarakat dan stakeholder yang terkait untuk mewujudkan Kecamatan Bontobahari tertib ternak.

"Langkah ini juga sebagai upaya mendukung program pemerintah di sektor pariwisata. Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung wisata," kata Dedi Rahmadi.(A2)

Artikel Lainnya :

Bursa Inovasi Desa Digelar

  Wabup: Kades Jangan Selalu di Zona Nyaman Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bekerjasama dengan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) menggelar Bursa Inovasi Desa (BID)...

Bulukumba Kirim Bantuan Kemanusiaan Ke Palu dan Donggala

  Permerintah kabupaten (Pemkab) Bulukumba mengirim bantuan untuk korban gempa di Sulawesi Tengah. Bantuan sebanyak 18 truk dilepas Sekertaris Daerah (Sekda) Bulukumba, Andi Bau Amal, dikantor Bupati Bulukumba, Senin 8 Oktober...

Hari Libur, Bapenda Bulukumba Tetap Buka Layanan PBB-P2

  Jatuh tempo Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang sedianya jatuh pada hari ini, Jumat, 28 September 2018, akhirnya diperpanjang sampai hari Minggu, 30 September 2018. Hal ini dilakukan setelah melihat membludaknya...

Peringati Hari Pariwisata, Lintas Sektor Gelar Aksi Pilah Sampah dan Tanam Pohon

  Kesadaran merawat pariwisata Bulukumba mulai tumbuh. Kolaborasi lintas sektor menggelar aksi bersih dan penanaman pohon sembari mengedukasi pengusaha dan masyarakat sekitar kawasan wisata. Keindahan wisata bahari Bulukumba tak diragukan...