Lomba Story Telling dan Membaca estafet Tingkat SD/MI

Mulyadi_ganie , 14 Mei 2018

 

Dalam rangka meningkatkan minat dan budaya membaca di perpustakaan bagi kalangan pelajar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Bulukumba mengadakan lomba story telling dan membaca estafet, dibuka oleh Bupati Bulukumba yang diwakili oleh Staf Ahli bupati bidang hukum, politik dan pemerintahan Drs. H. M. Haerul Nurdin. M. Si, bertempat di Gedung PKK, Senin (14/5/2018).

Ketua Panitia Hj. Husniah S. Sos dalam laporannya mejelaskan kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari, 14 - 15 Mei 2018 yang diikuti perwakilan dari Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah sepuluh kecamatan di Bulukumba.

"Lomba ini akan berlangsung 2 hari, sehari lomba story telling diikuti 20 peserta dan sehari juga lomba membaca estafet yg diikuti 30 peserta yang merupakan perwakilan dari sepuluh kecamatan" ujarnya saat membacakan laporan panitia.

Lebih lanjut ia menjelaskan perwakilan setiap kecamatan ini adalah juara 1 dan 2 untuk story telling dan juara 1,2 dan 3 untuk membaca estafet di daerahnya masing - masing.

Kepala DPK Bulukumba, Drs. H. A. Baso Maskur, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan story telling dan membaca estafet ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan budaya literasi serta memupuk minat baca anak usia dini sebagai wahana dalam meningkatkan pengetahuan di masa depan. Juga para siswa agar mampu menjadi pendongeng yang handal dengan menggunakan berbagai metode.

Sementara itu Bupati Bulukumba dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli bidang hukum, politik dan pemerintahan Drs. H. M. Haerul Nurdin mengatakan, kegiatan ini merupakan strategi untuk mengembangkan budaya membaca, ketrampilan dan pemahaman di kalangan generasi muda.

Selain itu, sesuai amanat undang-undang, pendidikan bertujuan untuk mengembangkan kemampuan potensi anak bangsa, agar dapat menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif di era globalisasi.

“Oleh sebab itu, penyelenggaraan pendidikan harus berdasarkan beberapa prinsip antara lain sebagai suatu proses pemberdayaan dan pengembangan budaya minat baca. Kedua prinsip ini harus saling menunjang,” ujar Bupati Bulukumba dalam sambutannya.(ridho)

Artikel Lainnya :

Bursa Inovasi Desa Digelar

  Wabup: Kades Jangan Selalu di Zona Nyaman Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bekerjasama dengan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) menggelar Bursa Inovasi Desa (BID)...

Bulukumba Kirim Bantuan Kemanusiaan Ke Palu dan Donggala

  Permerintah kabupaten (Pemkab) Bulukumba mengirim bantuan untuk korban gempa di Sulawesi Tengah. Bantuan sebanyak 18 truk dilepas Sekertaris Daerah (Sekda) Bulukumba, Andi Bau Amal, dikantor Bupati Bulukumba, Senin 8 Oktober...

Hari Libur, Bapenda Bulukumba Tetap Buka Layanan PBB-P2

  Jatuh tempo Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang sedianya jatuh pada hari ini, Jumat, 28 September 2018, akhirnya diperpanjang sampai hari Minggu, 30 September 2018. Hal ini dilakukan setelah melihat membludaknya...

Peringati Hari Pariwisata, Lintas Sektor Gelar Aksi Pilah Sampah dan Tanam Pohon

  Kesadaran merawat pariwisata Bulukumba mulai tumbuh. Kolaborasi lintas sektor menggelar aksi bersih dan penanaman pohon sembari mengedukasi pengusaha dan masyarakat sekitar kawasan wisata. Keindahan wisata bahari Bulukumba tak diragukan...