Layanan Medis Gratis di Kemah Bakti Kesehatan

Mulyadi_ganie , 03 November 2019

 

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, Dinas Kesehatan kerjasama dengan stakeholder kesehatan lainnya menggelar Kemah Bakti Kesehatan di lapangan Bacari Desa Palambarae Kecamatan Gantarang. Kemah Bakti yang berlangsung selama dua hari Sabtu- Minggu, 2-3 November 2019 diisi dengan kegiatan bakti sosial dan perlombaan antar peserta perkemahan yang diikuti oleh petugas Puskesmas, RSUD, Klinik Kesehatan, Perguruan Tinggi Kesehatan dan Dharma Wanita Dinas Kesehatan.

 

Menurut Kepala Dinas Kesehatan dr. Wahyuni, Kemah Bakti Kesehatan memiliki pesan semangat kesehatan bagi para petugas kesehatan untuk memupuk kebersamaan dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kemah Bakti di lapangan untuk menjalin kedekatan dengan warga sekaligus memberikan layanan medis.

“Kita melakukan pemeriksaan dan deteksi dini penyakit tidak menular dengan menghadirkan dokter spesialias THT dan spesialis mata dari RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja,” tuturnya.

 

Sementara itu, Bupati AM Sukri Sappewali saat membuka Kemah Bakti menyampaikan terima kasih kepada para petugas medis yang senantiasa berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Meski sering disoroti dan dikeluhkan di beberapa tempat layanan kesehatan, AM Sukri Sappewali meminta para petugas medis untuk tetap semangat dan melanjutkan pengabdiannya.

“Pekerjaan petugas medis itu pekerjaan yang tidak kenal lelah, pekerjaan yang memerlukan kesabaran, ketekunan, dan keseriusan. Kalau anda tidak serius, maka pasien bisa jadi tidak terselamatkan,” ungkapnya di hadapan peserta Kemah Bakti.

 

Pada perekrutan CPNS Tahun 2019 ini, lanjut AM Sukri Sappewali sebanyak 104 kuota dibuka untuk tenaga kesehatan. Dirinya meminta yang masih honor untuk mempersiapkan diri mengikuti tes CPNS nantinya. Bagi yang berusia 35 tahun ke atas, pihaknya akan mempertimbangkan untuk melakukan perekrutan dengan mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

 

 

Usai pembukaan AM Sukri Sappewali memantau pelaksanaan bakti sosial, tampak warga dan pelajar memenuhi tenda layanan medis. Ada beberapa pemeriksaan dilakukan, seperti kolesterol, mata, pendengaran, dan pemeriksaan golongan darah yang rata-rata dilakukan oleh siswa sekolah dasar. Tidak ketinggalan Bupati AM Sukri Sappewali juga memeriksakan kondisi matanya. Purnawirawan TNI berusia 63 tahun ini ternyata masih memiliki mata yang normal atau belum menggunakan alat bantu kacamata.

 

Adapun item perlombaan untuk memeriahkan dan menjalin kebersamaan dalam Kemah Bakti ini, seperti lomba nyanyi, lomba gala hadang, terompah, dan lari karung menggunakan helm. Untuk diketahui HKN ke 55 tahun 2019 mengambil tema “Generasi Sehat Indonesia Unggul” 

Turut hadir dalam pembukaan Kemah Bakti, Ketua DPRD H Rijal, anggota Komisi E DPRD Provinsi Andi Anwar Purnomo, serta sejumlah kepala OPD.(A3/Humas)

Artikel Lainnya :

Tinjau Bira dan Mandala Ria, Nurdin Abdullah Bertekad Majukan Wisata Bulukumba

  Hadirnya destinasi wisata andalan berkualitas internasional menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur HM Nurdin Abdullah (NA) dan Wagub Andi Sudirman Sulaiman. Untuk memastikan...

Pelipur Rindu yang Bernama Padewakang “Nur Al-Marege”

  Sekitar 20 orang keturunan Aborigin asal Australia berkunjung ke Bulukumba, tepatnya di Tana Beru Kecamatan Bontobahari. Kedatangannya memiliki tujuan maha penting, mereka ingin membawa “Mosaik” yang mempertemukan leluhurnya...

Pertama Kalinya Ketua DPRD Bulukumba Pimpin Ziarah di TMP Andi Sulthan Daeng Radja

  Hari Pahlawan Pahlawan yang jatuh pada setiap tanggal 10 November kembali diperingati di Kabupaten Bulukumba. Seperti tahun sebelumnya Peringatan Hari Pahlawan yang ke 74 tahun 2019 dilakukan dalam bentuk upacara di Lapangan Pemuda dan...

Membanggakan, Arwis Raih Juara 1 Tenaga Kesehatan Nasional

  Arwis tidak menyangka dirinya adalah salah satu dari 9 orang yang diumumkan untuk menerima penghargaan Tenaga Kesehatan Nasional. Ia mengaku sudah merasa bersyukur bisa menjadi juara di tingkat provinsi dan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti...