Jumat Terakhir Ramadan, Bupati Lantik Kepsek SD SMP dan Kepala Puskesmas

Mulyadi_ganie , 01 Juni 2019

 

Di penghujung bulan ramadan, tepatnya Jumat 31 Mei 2019, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali melantik ratusan pejabat lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Kesehatan di halaman rumah jabatan Bupati. Pelantikan Kepala TK, SD, SMP, dan Puskesmas dilaksanakan sore hari yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Andi Ade Ariadi, dalam pelantikan ini, ada pergeseran, ada promosi dan lebih banyak dikukuhkan ulang saja, oleh karena adanya perubahan aturan bahwa setiap Kepala Sekolah merupakan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan Pendidikan Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang bertanggungjawab kepada Bupati melalui Kadis Dikbud.

“Jadi sekarang tidak mengenal lagi istilah Kepala UPTD atau cabang dinas di masing-masing kecamatan karena setiap sekolah menjadi UPT,” ungkapnya

Begitu pula sebagian besar kepala Puskesmas dikukuhkan kembali, oleh karena kata Andi Ade Ariade, Kepala Puskesmas saat ini mengalami perubahan dari jabatan struktural menjadi jabatan fungsional termasuk Kepala Tata Usahanya (KTU). Adapun rincian dari pejabat yang dilantik adalah 1 Kepala Taman Kanak-Kanak, 348 Kepala SD, 3 Kepala SMP dan 20 Kepala Puskesmas dan 20 KTU Puskesmas.

Bupati AM Sukri Sappewali dalam sambutannya menekankan kepada kepala sekolah maupun kepala Puskesmas yang dilantik untuk untuk segera berbenah, dan melaksanakan dan melanjutkan berbagai program kegiatan di sekolah. 

Dikatakannya kepala sekolah dan kepala Puskesmas merupakan  jabatan strategis  dalam rangka  pencapaian  visi dan misi Pemerintah Daerah dalam pelayanan hak dasar bidang pendidikan dan kesehatan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Bulukumba.

Pada kesempatan itu, berdasarkan pengalaman sebelumnya Bupati menyoroti sikap kepala sekolah yang tidak kooperatif ketika ada pemeriksaan keuangan dari BPK untuk menyiapkan data dan penjelasan terhadap laporan keuangan.

“Jangan hanya pintar membelanjakan dana sekolah, tapi tidak bisa mempertanggungjawabkan. Saya minta kalau ada pemeriksaan, datang kalau dipanggil,” tegas AM Sukri Sappewali. (A3/Humas)   

Artikel Lainnya :

Tutup Festival Pinisi, Gubernur : Sektor Pariwisata Dorong Sektor Lain Ikut Bergerak

  Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah kembali mengunjungi Kabupaten Bulukumba. Kehadiran Gubernur untuk mengikuti seremoni penutupan Festival Pinisi ke 10 yang dipusatkan kawasan wisata pantai Tanjung Bira, Sabtu (14/9) malam. Ribuan...

Yuk Saksikan Makassar Biennale MB- Bulukumba

  Mulai Digelar 16-22 September Usai perhelatan Festival Pinisi nantinya. Warga daerah berjuluk Butta Panrita Lopi ini akan disuguhkan kegiatan seni budaya yang dilaksanakan oleh Makassar Biennale (MB) Capter Bulukumba di Tarungku Toa atau...

Karnaval Pakaian Hitam Tembus 22 Ribu Orang

  Bupati Ajak Mendoakan Prof BJ Habibie Karnaval Pakaian Hitam yang menjadi rangkaian dari Festival Pinisi ke-10 tahun 2019 membludak memenuhi jalan-jalan protokol di Kota Bulukumba. Masyarakat dengan pakaian hitam dengan berbagai varian...

Ribuan orang di Seremoni Pembukaan Festival Pinisi ke 10

  Ribuan orang memadati lapangan Pemuda Kabupaten Bulukumba untuk mengikuti seremoni pembukaan Festival Pinisi ke 10 tahun 2019. Event yang sejak tahun lalu masuk pada 100 Wonderful Events Kementerian Pariwisata RI ini dibuka oleh Koordinator...