Bupati Serahkan LKPJ 2017 Ke DPRD

Mulyadi_ganie , 05 April 2018

 

Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Kamis 5 April 2018. Penyerahan LKPJ tahun anggaran 2017, berlangsung dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Bulukumba, HA Hamzah Pangki.

LKPJ merupakan laporan tahunan Bupati yang wajib diserahkan ke DPRD. DPRD akan membahas dan memberikan penilaian atas LKPJ.

Rapat paripurna penyerahan LKPJ Bupati Bulukumba 2017, dihadiri Sekertaris Daerah (Sekda) Bulukumba Andi Bau Amal, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Bulukumba. Penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban Bupati Bulukumba tahun anggaran 2017, merupakan salah satu implementasi akan kewajiban kepala daerah.

"LKPJ Bupati sebagai kepala daerah akan dibahas oleh DPRD. Hasil pembahasan dituangkan dalam keputusan DPRD dan disampaikan kepala Bupati dalam rapat paripurna istimewa,"kata Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, mengawali pengantar LKPJ.

Dihadapan anggota DPRD Bulukumba, Bupati Andi Sukri Sappewali menyampaikan kinerja pemerintah daerah selama tahun anggaran 2017 terkait dengan laporan keuangan daerah yang meliputi pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiyaan daerah.

Menurut Bupati Andi Sukri Sappewali, pendapatan daerah 2017 ditargetkan Rp1.543.657.553.185,43 atau Rp1,5 triliun, dan terealisasi Rp1.431.054.078.710,32 atau Rp1,4 triliun.

Mengenai pengelolaan belanja daerah selama tahun 2017, Bupati Andi Sukri Sappewali menyampaikan belanja terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung. Total belanja ditargetkan sebesar Rp1.611.080.524.922,71 atau Rp1,6 triliun.

"dari target tersebut, realisasi belanja daerah sebesar Rp1.490.165.084.799,00 atau Rp1,4 triliun,"ungkap Bupati Andi Sukri Sappewali.

Terhadap kerja-kerja yang dilaksanakan selama tahun anggaran 2017, telah memberikan hal positif bagi penyelenggaraan pemerintah dikabupaten Bulukumba. Bupati Andi Sukri Sappewali, mengakui salah satu indikatornya dapat dilihat sejumlah penghargaan yang berhasil diraih selama tahun 2017 baik yang diberikan oleh pemerintah, pemerintah provinsi, maupun dari lembaga non pemerintah.

Tujuh diantaranya adalah;  predikat sangat tinggi dalam evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah dari Kemendagri, WTP dari BPK RI,  Sekolah Adiwiyata Nasional dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI,  Penghargaan sebagai kabupaten peduli HAM dari Kementrian Hukum dan HAM RI,  Penghargaan dari kampung iklim dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI,  Penghargaan kabupaten sehat nasional Swasti Saba Wistara, serta Trophy penghargaan Wahana Tata Nugraha sebagai kabupaten tertib berlalulintas dari Kementrian Perhubungan RI.(Ud)

Artikel Lainnya :

Sosialisasi Torch Relay, Passapeda Gowes Sampai ke PPI Bontobahari

  Dalam rangka menyambut event Kirab Obor Api Asian Torch Relay di Kabupaten Bulukumba pada 28 Juli mendatang, komunitas sepeda  Bulukumba Panrita Sapeda Community (BPSC) menggelar sepeda santai atau gowes dengan rute Kantor Bupati sampai...

Obor Api Asian Games Akan Dikawal 3 Pinisi dan 45 Kapal lainnya ke Tanjung Bira

  Obor Api Asian Games (Torch Relay) akan tiba di Bulukumba pada tanggal 28 Juli 2018. Kabupaten Bulukumba menjadi daerah yang dilintasi parade Torch Relay Asian Games setelah obor tersebut tiba dari Papua. Sesuai rencana, Obor Api Asian Games...

Wabup Lepas Delegasi Hari Anak Nasional

  Sepuluh orang yang mewakili anak-anak Bulukumba dari unsur Forum Anak Panrita Lopi, Forum Anak Desa serta perwakilan Anak Masyarakat Adat Kajang dan beberapa anak dari beberapa desa dilepas Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto untuk...

Bulukumba Akan Terima Penghargaan KLA di Hari Anak Nasional

  Kabupaten Bulukumba akan menerima penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) yang akan diserahkan pada puncak acara peringatan Hari Anak Nasional yang dipusatkan di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur, Senin 23 Juli mendatang. Kementerian...