Andi Misbawati Wawo Raih Penghargaan Sebagai Tokoh Penggerak Perhutanan Sosial

Diskominfo Bulukumba , 29 November 2019

Jakarta- Untuk kedua kalinya sejak tahun 2018 yang lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali memberikan anugerah untuk Tokoh Hutan Sosial sebagai bentuk penghargaan terhadap stakeholder yang berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi nyata bagi keberhasilan program Perhutanan Sosial.

Pemberian Apresiasi ini dilaksanakan dalam rangkaian Festival Perhutanan Sosial. Sebanyak 11 Tokoh Penggerak Perhutanan Sosial menerima penghargaan tersebut dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya bersama dengan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki di Gedung Manggala Wanabakti Senayan Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Dari 11 tokoh tersebut, dua diantaranya berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Andi Misbawati A. Wawo. Kriteria penerima apresiasi adalah calon yang telah berhasil dalam mendukung program Perhutanan Sosial dan memberikan sumbangsih nyata di level kebijakan, level microfinance dan level pendampingan di tingkat tapak. Adapun Gubernur Sulsel dan Kepala DLHK menerima apresiasi pada level kebijakan.

Menteri Siti Nurbaya menjelaskan, Hutan Sosial sebagai wahana perwujudan Indonesia Maju dengan optimisme dan resiliensi nasional. Optimisme dan resiliensi tersebut sangat penting untuk menjadikan Indonesia Maju.

“Lahirnya tokoh-tokoh dalam Perhutanan Sosial memberikan jalan, sekaligus sebagai contoh bagaimana dengan role play, contoh yang baik, optimis dan resilience, kita membangun Perhutanan Sosial dan terus berkembang menjadi Indonesia Maju,” ungkap Menteri Siti Nurbaya.

Kepala DLHK Bulukumba, Andi Misba mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil dari jalan panjang melakukan pendampingan perhutanan sosial di Bulukumba, termasuk dalam penyusunan kebijakan/regulasi yang mendukung perhutanan sosial.

Bertahun-tahun berbagai tantangan dan hambatan dihadapi. Namun pihaknya tidak pernah surut untuk berupaya melestarikan hutan dan agar hutan memiliki manfaat bagi masyarakat.

“Penghargaan ini saya dedikasikan kepada masyarakat yang peduli dan memelihara hutan kita, juga kepada rekan-rekan sejawat atas kerja kerasnya selama ini,” ungkapnya.

Sekadar diketahui pada Agustus 2019 yang lalu, Kabupaten Bulukumba menjadi lokasi Pilot Projek yang pertama di Indonesia oleh KLHK dalam melaksanakan percepatan pelayanan perizinan perhutanan sosial secara online, yang dikenal dengan Jelajah Pesona Bulukumba.

Berikut Penerima Apresiasi Kategori Tokoh Penggerak Perhutanan Sosial 2019:

Level Kebijakan
1. Prof.Dr. Irwan Prayitno, S.Psi, M.Sc., Gubernur Sumatera Barat
2. Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr., Gubernur Sulawesi Selatan
3. Ir. Andi Misbawati A. Wawo, MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bulukumba
4. Ir. Warsito, Wakil Ketua Pokja PPS Provinsi Lampung

Tokoh Penggerak Perhutanan Sosial Level Pendamping Tapak
1. Dedy Ilhamsyah, S.I.Kom, Polisi Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
2. Onna Samada, Tokoh Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah
3. Nia Ramdhaniaty (Alm), Penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat Rimbawan Muda Indonesia
4. Elimarni, S.Sos., Penyuluh Kehutanan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat

Tokoh Penggerak Perhutanan Sosial Level Microfinance
1. Ahmad Baiquni, Bank BNI
2. Catur Budi Harto, Bank BRI
3. Alexandra Askandar, Bank Mandiri. (A3)

Artikel Lainnya :

Cegah Stunting, Dinkes Gelar Workshop Konvergensi

Bulukumba,-  Saat ini isu stunting menjadi prioritas pemerintah dalam  pembangunan kesehatan. Indonesia adalah negara ke-5 dengan jumlah balita tertinggi mengalami stunting. Kabupaten Bulukumba sendiri per Oktober 2019 memiliki anak balita...

Bulukumba Kembali Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Bandung, - Kabupaten Bulukumba kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) pada puncak Peringatan Hari HAM Sedunia ke 71 yang dilaksanakan di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat. Selasa, 10...

Setelah Mediasi, Hulu Sappayya Na’na Jadi Induk Air PDAM

Bulukumba- Penolakan warga Na’na Kelurahan Borong Rappoa Kecamatan Kindang terhadap proyek pengembangan Sistem Pengelolaan Air Minum PDAM telah mendapatkan titik temu dan solusi penyelesaian setelah dilakukan mediasi langsung antar pihak....

Angka Kemiskinan Kabupaten Bulukumba Menurun

Makassar- Upaya Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam pengentasan kemiskinan menunjukkan angka yang positif. Sesuai data Persentase Penduduk Miskin Kabupaten Kota Tahun 2019 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, angka kemiskinan...