AIESEC Gelar Social Project di Bulukumba

Mulyadi_ganie , 12 Juli 2019

 

Sebanyak 24 volunteer atau relawan AIESEC tiba di Kabupaten Bulukumba, mereka adalah mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar yang tergabung dalam AIESEC Unhas. Dalam rombongan tersebut, enam orang diantaranya adalah relawan dari negara lain seperti Italia, Swiss, Mesir, Cina dan Lithuania

                                                                              

Kedatangan relawan AIESEC ini diterima oleh Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto di Kantor Bupati Bulukumba yang disambut dengan tarian tradisional, Jumat 12 Juli 2019. Para relawan AIESEC akan tinggal selama dua minggu di Desa Tamatto Kecamatan Ujungloe untuk melaksanakan proyek sosial pada tiga lokus kegiatan yaitu bidang kesehatan, lingkungan hidup, dan ekonomi kreatif.

 

Untuk melaksanakan kegiatannya, para relawan difasilitasi oleh pemerintah desa dan didampingi oleh generasi muda Desa Tamatto. Para relawan AIESEC akan tinggal di rumah warga selama berada di Desa Tamatto, atau istilahnya sebagai anak angkat dari kepala rumah tangga yang ditempati bermukim.

Ketua rombongan AIESEC, Andreadmaja menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang telah menerima mereka untuk melaksanakan social project di Bulukumba. Selama berada di Bulukumba, pihaknya berharap dapat melakukan pertukaran pengetahuan, skill dan budaya dengan masyarakat, khususnya di Desa Tamatto. “Tiga isu utama yang menjadi lokus kami yaitu, isu lingkungan, kesehatan dan usaha ekonomi masyarakat. Semoga keberadaan kami bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat,” ujarnya Andreadmaja di Ruang Rapat Bupati Bulukumba.

 

Sementara itu dalam sambutan Wabup Tomy Satria Yulianto yang diselingi bahasa Inggris, dirinya berharap program ini memberikan pembelajaran dan pengaruh positif kepada kedua belah pihak, baik dari pihak AIESEC, maupun dari para pendamping yang dilakukan oleh anak-anak muda Desa Tamatto.

 

“Semoga sahabat-sahabat dari AIESEC dapat menikmati suasana kehidupan di Bulukumba. Kami juga persilahkan sahabat-sahabat AIESEC untuk mengeksplore spot-spot wisata yang ada di sini,” pinta Tomy

Pada acara seremoni penerimaan tersebut, juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara pihak AIESEC dengan komunitas Desa Tamatto yaitu Forum Komunikasi Mahasiswa Tamatto, dan Sanggar Seni Warisan Budaya Tamatto.

 

Untuk diketahui, AIESEC adalah organisasi internasional untuk para pemuda yang membantu mengembangkan potensi kepemimpinan mereka. AIESEC merupakan organisasi terbesar di dunia. Organisasi yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan para pemuda dan menjadi ambassador di luar negeri untuk menjalankan project social. AIESEC juga berfokus pada pengembangan kepemimpinan, pengalaman kepemimpinan, hingga partisipasi di Global Learning Environment.(A3/Humas, foto : Ardi/Kominfo)

Artikel Lainnya :

Cegah Stunting, Dinkes Gelar Workshop Konvergensi

Bulukumba,-  Saat ini isu stunting menjadi prioritas pemerintah dalam  pembangunan kesehatan. Indonesia adalah negara ke-5 dengan jumlah balita tertinggi mengalami stunting. Kabupaten Bulukumba sendiri per Oktober 2019 memiliki anak balita...

Bulukumba Kembali Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Bandung, - Kabupaten Bulukumba kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) pada puncak Peringatan Hari HAM Sedunia ke 71 yang dilaksanakan di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat. Selasa, 10...

Setelah Mediasi, Hulu Sappayya Na’na Jadi Induk Air PDAM

Bulukumba- Penolakan warga Na’na Kelurahan Borong Rappoa Kecamatan Kindang terhadap proyek pengembangan Sistem Pengelolaan Air Minum PDAM telah mendapatkan titik temu dan solusi penyelesaian setelah dilakukan mediasi langsung antar pihak....

Angka Kemiskinan Kabupaten Bulukumba Menurun

Makassar- Upaya Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam pengentasan kemiskinan menunjukkan angka yang positif. Sesuai data Persentase Penduduk Miskin Kabupaten Kota Tahun 2019 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, angka kemiskinan...