Tinjau Bira dan Mandala Ria, Nurdin Abdullah Bertekad Majukan Wisata Bulukumba

Mulyadi_ganie , 11 November 2019

 

Hadirnya destinasi wisata andalan berkualitas internasional menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur HM Nurdin Abdullah (NA) dan Wagub Andi Sudirman Sulaiman. Untuk memastikan pembangunan objek wisata tersebut, Gubernur melakukan kunjungan langsung ke daerah wisata unggulan.

Khusus di Kabupaten Bulukumba Gubernur HM Nurdin Abdullah melakukan kunjungan kerja untuk melihat progres dari pelaksanaan Bantuan Provinsi Sulawesi Selatan terkait pembangunan infrastruktur destinasi wisata. Dalam kunjungan Senin 11 Nopember 2019, Gubernur HM Nurdin Abdullah mengunjungi beberapa titik. Pertama di kawasan Tanjung Bira, Gubernur disambut oleh Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali dan Kadis Pariwisata Bulukumba Ali Saleng.

 

“Saya bilang Bira ini dari sisi keindahan alam tidak ada yang kalah. Kelemahan kita adalah kebutuhan dasar para pengunjung,” ungkap Nurdin Abdullah. 

Di kawasan Tanjung Bira, mantan Bupati Bantaeng ini melihat pengaspalan jalan, serta meninjau bangunan aset milik Pemprov Sulsel seperti Baruga, Mess Rumah Kaca, lapangan Tennis, dan Mess (Rumah) 10. Nurdin dan AM Sukri Sappewali berbincang terkait rencana pengelolaan aset Pemprov-Pemda yang ada dilokasi tersebut. Di lahan sekitar Baruga dan Rumah Kaca tersebut tercetus gagasan untuk membangun perparkiran. 

 

“Tempat parkir menjadi kebutuhan, jadi sudah ada tempat parkir lebih nyaman, terus toilet yang ada di situ, pasar seninya ada,” beber HM Nurdin Abdulah. 

Selanjutnya, Gubernur beserta rombongan menuju ke pantai pasir putih Mandala Ria, Desa Lembanna Kecamatan Bonto Bahari. Desa ini merupakan salah pusat pembuatan kapal Pinisi yang merupakan Warisan Budaya Dunia Takbenda yang ditetapkan UNESCO pada 7 Desember 2017 di Korea Selatan. HM Nurdin Abdullah ingin agar tempat ini menjadi pusat wisata unggulan di Sulsel dan menjadi pusat kawasan pembuatan kapal Pinisi. 

 

“Ini (lokasi Mandala Ria) juga akan kita percantik. Ini juga akan kita jadikan pusat kawasan pembuatan Pinisi,” pintanya. 

Sementara itu, Sukri Sappewali mengapresiasi langkah Gubernur untuk melakukan peninjauan dan memberikan arahan.”Terima kasih atas kunjungan Pak Gubernur ke Kabupaten Bulukumba, dan bagi saya seperti sidak, karena tidak ada pemberitahuan, kami pun tidak terlalu siap. Tapi yang paling penting beliau mau melihat perkembangan pariwisata di Bira ini,” ucapnya.

 

AM Sukri Sappewali melanjutkan, Gubernur NA memberikan petunjuk untuk pengembangan pariwisata di Bulukumba,  diantaranya meminta didesain kawasan Titik Nol, supaya bisa ditawarkan kepada investor. Perhatian Gubernur kepada Bulukumba, kata AM Sukri Sappewali  sangatlah besar. “Bantuan Provinsi sudah sangat membantu pembangunan infrastruktur wisata yang berjumlah sekitar Rp50 miliar,” bebernya.(A3/Humas)    

Artikel Lainnya :

Cegah Stunting, Dinkes Gelar Workshop Konvergensi

Bulukumba,-  Saat ini isu stunting menjadi prioritas pemerintah dalam  pembangunan kesehatan. Indonesia adalah negara ke-5 dengan jumlah balita tertinggi mengalami stunting. Kabupaten Bulukumba sendiri per Oktober 2019 memiliki anak balita...

Bulukumba Kembali Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Bandung, - Kabupaten Bulukumba kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) pada puncak Peringatan Hari HAM Sedunia ke 71 yang dilaksanakan di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat. Selasa, 10...

Setelah Mediasi, Hulu Sappayya Na’na Jadi Induk Air PDAM

Bulukumba- Penolakan warga Na’na Kelurahan Borong Rappoa Kecamatan Kindang terhadap proyek pengembangan Sistem Pengelolaan Air Minum PDAM telah mendapatkan titik temu dan solusi penyelesaian setelah dilakukan mediasi langsung antar pihak....

Angka Kemiskinan Kabupaten Bulukumba Menurun

Makassar- Upaya Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam pengentasan kemiskinan menunjukkan angka yang positif. Sesuai data Persentase Penduduk Miskin Kabupaten Kota Tahun 2019 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, angka kemiskinan...