HARI KOPI NASIONAL, PEMERINTAH INGATKAN PENYULUH TIDAK FOKUS PADA PENINGKATAN PRODUKSI SAJA

HARI KOPI NASIONAL, PEMERINTAH INGATKAN PENYULUH TIDAK FOKUS PADA PENINGKATAN PRODUKSI SAJA

Bulukumba-, Indonesia dikenal sebagai penghasil biji kopi terbaik dan salah satunya ada di Kabupaten Bulukumba. Di momen 11 Maret merupakan salah satu peringatan Hari Kopi Nasional, hal ini menginisiasi Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan untuk berpartisipasi memperingati Hari Kopi Nasional melalui diskusi Tematik Kopi dengan melibatkan para penyuluh yang berlangsung di di dusun Donggia desa Kahayya kecamatan Kindang kabupaten Bulukumba pada Rabu, (11/03).

Kegiatan ini diselenggarakan di Kahayya karena merupakan salah satu tempat yang memiliki potensi pengembangan budidaya kopi di kabupaten Bulukumba. Bahkan wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto saat memberikan sambutan ia mengungkapkan bahwa kampanye untuk memperkenalkan kopi Kahayya baru berlangsung selama 4 tahun terakhir.

Sehingga pemerintah daerah berusaha memastikan akses masyarakat tetap ditingkatkan, terutama di kantong-kantong produksi perkebunan dan pertanian salah satunya di desa Kahayya .

"kalau kita laksanakan hari ini hari kopi nasional, maka harus dipastikan kalau stok kopi kahayya itu bukan bicara apa yang kita saksikan hari ini. Tugas dari penyuluh, tugas dari dinas Pertanian dan Perkebunan adalah memastikan identitas Kahayya dan kopinya memberikan eksistensi, karena selain tawaran pemandangan yang eksotis dan indah juga yang harus ada yaitu kopi Kahayya." Jelasnya saat memberikan sambutan di lokasi pegunungan Kahayya.

Tomy Satria juga mengatakan bahwa ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk membuat kopi Kahayya tetap eksis. Yang pertama lahan kopi harus meningkat, dimana penanaman bibit dan pohon kopi hrus bertambah. kedua, meningkatkan produksi yang dilakukan dalam bentuk siap disaji tidak dalam bentuk biji saja. Dan inilah yang harus dibangun sebagai peran pemerintah dan penyuluh bagaimana stok kopi di Kahayya tetap ada dan bagaimana tetap eksis dan bisa bersaing dengan produksi kopi lain.
Di Hari Kopi Nasional, Tomy berharap untuk meningkatkan produksi dan kualitas kopi Kahayya sebagai salah satu produk  dari bidang pertanian, maka pentingnya dari penyuluh maupun tugas pertanian untuk menghadirkan cara pandang baru. Tidak hanya berfokus bagaimana peningkatan produksi semata.

Menanggapi harapan wakil bupati, kadis Tanaman Pangan, Holtikultura  dan Perkebunan Emil Yusri juga mengungkapkan bahwa akan diselenggarakan penyuluhan setiap bulannya disetiap kecamatan secara bergantian guna peningkatan produksi dan kualitas hasil perkebunan masyarakat di kabupaten Bulukumba.

Sekedar diketahui, pada penyelenggaraan kegiatan Hari Kopi Nasional turut dihadiri juga oleh Fahidin HDK ketua komisi B DPRD BBulukumb dan masyarakat desa Kahayya. (Darma)

Postingan Lainnya