Bupati  Bulukumba Bersama Forkopimda Terima Arahan Presiden Secara Virtual

Bupati Bulukumba Bersama Forkopimda Terima Arahan Presiden Secara Virtual

 Bulukumba – Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo memberikan arahan kepada seluruh gubernur serta Bupati dan Walikota se-Indonesia secara virtual, Rabu (28/4/2021).
 Bupati Bulukumba H. A. Muchtar Ali Yusuf didampingi Pj. Sekda A. Mibawati A. Wawo bersama Forkopimda diantaranya Wakil Ketua DPRD Bulukumba H. Patudangi Aziz S.Sos, Dandim 1411, Kapolres dan Kajari Bulukumba juga turut hadir dalam rapat yang digelar secara virtual di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba.

Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan langsung dari Istana Negara. Dalam arahannya, Presiden mengajak seluruh Kepala Daerah bekerja lebih keras dalam menangani pandemi covid-19 serta meminta agar terus memperhatikan grafik dan kurva penyebaran covid-19 dan memperketat larangan mudik.

 “Hati – hati, jangan sampai kita kecolongan, perhatikan selalu grafik dan kurvanya. Pemerintah daerah harus selalu bersinergi dengan jajarannya agar tidak terjadi lonjakan covid lagi, apalagi sekarang menjelang libur panjang”, ucap Jokowi.
 Jokowi juga mengingatkan para Kepala Daerah agar secepatnya membuat aturan tegas terkait larangan mudik.
 “Aturan tegas bagi yang ingin mudik, kita menjaga agar lonjakan covid tidak terulang lagi. Belajar dari kasus negara india, saya harap Indonesia kedepannya bisa lebih waspada”, tegas Presiden.

 Selain itu Presiden RI juga meminta para kepala daerah untuk mempercepat belanja pemerintah daerah untuk menggerakkan perekonomian ditengah pandemi saat ini.
 ”Segerakan belanja daerah atau APBD agar roda ekonomi di masyarakat dapat segera berputar, peran serta pemerintah sangat membantu para warga melangsungkan kembali hidup”, tutur Jokowi sembari menutup acara.

Sebelum mengikuti pengarahan lewat Virtual, Bupati bersama unsur Forkopimda dan OPD terkait melakukan rapat dalam rangka antisipasi mudik lebaran yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati. Bupati Muchtar Ali Yusuf menegaskan untuk bertindak tegas terhadap pelaksanaan aturan mudik.

Postingan Lainnya