Atasi Stunting, Bulog Bulukumba Kenalkan Produk Beras Fortivit

Atasi Stunting, Bulog Bulukumba Kenalkan Produk Beras Fortivit

Bulukumba,- Pimpinan Cabang Perum Bulog Bulukumba, Ervina Zulaiha melakukan audiens dengan Bupati Bulukumba. Ervina Zulaiha bertemu dengan Bupati Bulukumba untuk memperkenalkan dirinya sebagai pimpinan cabang Bulog yang baru menggantikan pimpinan sebelumnya Arsul Tallamma.

Dalam pertemuan dengan Bupati AM Sukri Sappewali, Senin 16 November 2020 di Kantor Bupati Bulukumba, Ervina yang belum sebulan menjabat sebagai pimpinan cabang Bulog Bulukumba juga memperkenalkan produk baru dari Bulog yaitu Beras Fortivit kemasan 1 kilogram. Menurut Ervina kehadiran produk Beras Berfortivikasi mengandung banyak vitamin dan sangat penting untuk mengatasi anak-anak penderita Stunting.

“Cocok dikonsumsi oleh anak penderita Stunting, karena mengandung banyak vitamin,” ungkapnya.

Saat dikemas menggunakan pembungkus plastik, tambahnya, beras ini divakum atau disterilkan supaya tidak ada angin yang bisa membuat bakteri di dalamnya.

“Beras fortivit ini sudah bersih, tidak perlu dicuci. Langsung dimasak saja,” bebernya.

Beras fortivikasi atau beras bervitamin yang diproduksi oleh Perum Bulog merupakan beras sehat, yang diperkaya dengan beberapa mikronutrien seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, asam folat, vitamin B12, zat besi dan seng. Saat ini pihaknya, kata Ervina sementara produksi di Kota Parepare. Dalam waktu dekat ini akan dilakukan penjualan kepada masyarakat.

“Harganya per 1 kilogram dibandrol Rp19 ribu jika dibeli di Rumah Pangan Bulog. Tapi kalau di pasaran bisa mencapai Rp20 ribu,” ucapnya.

Bupati AM Sukri Sappewali mengapresiasi pertemuan tersebut, dan berharap ke depan senantiasa terjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Pihaknya, kata AM Sukri Sappewali akan meminta dinas terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Kesehatan untuk pengadaan berat Fortivit tersebut dalam rangka penanganan penyakit Stunting di Kabupaten Bulukumba.

“Ini (beras) sangat bagus. Nanti kalau sudah ada stoknya di Bulukumba pemerintah daerah bisa kerjasama,” kata AM Sukri Sappewali.

Postingan Lainnya