PROFIL BUPATI


 

A. M. Sukri A. Sappewali, lahir di Bulukumba, 22 Oktober 1956 ini dikenal memiliki semangat patriotik dan kepedulian sosial cukup tinggi. Ia senantiasa menjalin hubungan silaturahmi dan mengabdikan diri ditengah seluruh kalangan masyarakat tanpa pernah membedakan latar sosial, budaya, profesi maupun golongan politik sebagai sekat penghalang.

Suami dari Hj. Rosna Rosman ini berhasil melalui seluruh tingkat pendidikan formal dan meniti tangga karir. Sukri Sappewali tercatat sebagai alumnus SDN no.30 Sapiri Kab. Bulukumba (1969), SMPN Gantarang Kab. Bulukumba (1972), dan SMA Nasional Makassar (1975). Setelah tamat dari bangku sekolah menengah atas, Sukri Sappewali meneruskan studi dan mulai meniti karir di dunia militer. Ia tercatat sebagai salah satu alumnus terbaik akabri (1980), SUSLAPA BEKANG TNI-AD (1990), SESKO TNI-AD (1995) & SUSJE MENHANKAM TNI-AD (1999).

Karir Sukri Sappewali semasa mengabdi di institusi militer terbilang cukup membanggakan. Berbagai posisi dan tugas strategis pernah ia emban dengan segudang torehan prestasi. Sukri Sappewali tercatat pernah menjabat sebagai DANGKI ANGMOR KODAM XIII MERDEKA (1983-1985), DANGKI ANGMOR KODAM VII WIRABUANA (1985-1987), WADAN YON DIV 2 KOSTRAD (1990-1994), DAN DENANG KODAM JAYA(1994-1997), KABAG. LATIHAN DIT BEKANG AD (1997-1999), DANDENG BEKANG KODAM VI TANJUNG PURA (1999-2001), PADYA II SLOG MABES TNI (2001-2002), KA.BEKANGDAM KODAM VII WIRABUANA (2002-2005).

Dari deretan posisi-posisi strategis tersebut, bermacam-macam tuntutan pengorbanan demi bangsa dan negara tentu telah ia hadapi dengan penuh komitmen dan dedikasi. Meski demikian, Sukri Sappewali mengaku tidak pernah pamrih. Ia pun tidak lantas berhenti mengabdikan diri walau telah purnabakti di dunia militer. Hal itu terbukti nyata ketika A.M. Sukri A. Sappewali berhasil terpilih menjadi bupati Bulukumba pada periode 2005-2010 lalu.

Selama lima tahun menjabat sebagai Bupati Bulukumba, berbagai Pondasi pembangunan ekonomi, layanan pendidikan dan kesehatan, revitalisasi budaya, dan reformasi birokrasi telah dirintis demi memajukan tanah kelahirannya. Kematangan leadership dan semangat patriotik berkat pengalaman panjang di dunia militer dan organisasi sosial kemasyarakatan dinilai telah memberi banyak kontribusi positif dalam kiprah kepemimpinan A.M. Sukri Sappewali. Hal tersebut diamini oleh sebagian besar kalangan masyarakat dan birokrat di Butta Panrita Lopi. Oleh karena, demi menuntaskan bakti pada kampung halaman tercinta, A. M. Sukri A. Sappewali mengaku tidak ingin surut ataupun patah semangat dalam berjuang.

Terbukti, bersama tokoh muda bulukumba, Tomy Satria Yulianto, beliau kembali diamanahkan rakyat bulukumba untuk memimpin Butta Panrita Lopi periode 2016-2021.