POTENSI PERIKANAN DAN KELAUTAN


Potensi perikanan di Kabupaten Bulukumba terdiri dari perikanan tangkap (perikanan laut) dan perikanan budidaya (perikanan darat). Dari 10 kecamatan, 7 diantaranya mempunyai potensi kelautan sedangkan potensi perikanan darat terdapat di semua kecamatan. 

a. Perikanan Tangkap 

Produksi perikanan tangkap/laut di Kabupaten Bulukumba tahun 2014 mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2013. Produksi tahun 2014 mencapai 53.612,3 ton, sedangkan pada tahun 2013 hanya 33.093,5 ton. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 1 berikut ini :

Tabel 1
Produksi Perikanan Tangkap/Laut di 7 Kecamatan Pesisir 
Tahun  2010 – 2014

NO KECAMATAN TAHUN
2010 2011 2012 2013 2014
1 Gantarang 4,277.38 4.399,00 4.558,93 4.490,55 7.275
2 Ujungbulu 6,286,26 6.386,00 6.642,20 6.745,73 10,929
3 Ujung loe 939,24 969 990,5 1.005,36 1.628
4 Bontobahari 5.372,64 6.012,00 5.706,41 5.792,01 9.383
5 Bontotiro 1.423,84 1.314,00 1.594,00 1.617,91 2.621
6 Herlang 5.615,33 5.991,00 5.947,68 6.036,90 9.780
7 Kajang 6.775,99 7.753,00 7.295,58 7.405,01 11.996
Bulukumba 30.690,70 32.858,90 32.735,30 33.093,50 53.612,30

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2014


Untuk jenis ikan laut yang dihasilkan, maka sebagian besar ikan laut diperairan Kabupaten Bulukumba berpotensi ekspor, seperti : cakalang, tuna, tongkol, layang, kembung, tembang, lamuru, kerapu dan beberapa ikan laut lainnya. Ikan layang dan tongkol menjadi jenis ikan yang terbesar dengan jumlah masing-masing 9.092,9 ton dan 8.432,5 ton. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 2 berikut ini :

Tabel 2
Produksi SubSektor Perikanan (Ton) Tahun 2010 – 2014

NO JENIS IKAN TAHUN
2010 2011 2012 2013 2014
1 2 3 4 5 6 7
1 Tuna 103,7 3.556,70 218 221,3 241
2 Cakalang 1.245 3.667,60 1.314,20 1.333,90 2.093
3 Tongkol 1.166 3.516,30 8.307,90 8.432,50 14.102
4 Layang 9.322 3.170,50 8.958,50 9.092,90 14.459
5 Kembung 391 701,2 410,5 404,4 630
6 Tembang 2.044 1.282,60 2.298,50 2.264,00 3.673
7 Lamuru 1.302 1.261,10 1.347,20 1.367,40 2.219
8 Kerapu 490 1.091,90 605,5 590,4 832
9 Teri - - - - 0
10 Peperek 2.648 78,5 392,6 398,5 222
11 Kakap 691 2.025,80 683,1 666 1.035
12 Lainnya 11.288 12.641,70 8.199,30 8.322,30 14.107
  Jumlah 30.690,70 32.858,90 32.735,30 33.093,50 53.612,30

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2014

b. Perikanan Budidaya

Selain perikanan laut, perikanan budidaya seperti tambak, laut, kolam, mina padi juga merupakan potensi yang dapat dikembangkan. Komoditas budidaya tambak mayoritas yakni Ikan Bandeng, Udang Windu, Udang Api-api dan budidaya rumput Laut di tambak. Komoditas budidaya kolam mayoritas yakni ikan mas Ikan Nila dan ikan Lele. Komoditas budidaya sawah (mina padi) mayoritas yakni ikan mas, Ikan Nila, dan mujair. Uraian lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 3 berikut ini :

Tabel 3
Produksi Perikanan Hasil Budidaya (Ton) Tahun  2010 - 2014

NO JENIS BUDIDAYA PRODUKSI
2010 2011 2012 2013 2014
1 2 3 4 5 6 7
A TAMBAK 4.430,50 4.887,00 4.380,00 2.802,50 5.118,00
  1. Udang Windu 679,1 751,4 594,8 399,6 507,4
  2. Udang Vanname - - - 316 1.784,20
  3. Ikan Bandeng 2.395,20 3.522,80 2.648,10 1.457,70 1.634,90
  4. Rumput Laut 720 700 60 125 700
  5. Udang Api-api 209 178 184,8 452 137,4
  6. Udang Putih 37,6 25 32,5 29,1 26,3
  7. Ikan Mujair 287,5 176 239 212 202,4
  8. Ikan Kakap 0,6 0,1 0,9 1,4 2,3
  9. Ikan Lainnya 101,5 124,9 619,9 125,7 123,1
             
B LAUT 8.924 14.033,10 16.583,50 14.498,00 128,36
  1. Rumput Laut 8.924 14.033,10 16.583,50 14.498,00 128,36
             
C KOLAM 240,7 174,5 389,9 341,7 411,6
  1. Ikan Mas 56,7 32,4 103,4 82,7 74,6
  2. Ikan Mujair 60,5 50,3 76,6 60,8 67,2
  3. Ikan Nila 91,8 65,8 123,9 121,8 144,9
  4. Ikan Lele 31,7 26 86 76,4 124,9
  5. Ikan Lainnya - - - -  
             
D MINA PADI 10,5 66,5 77,8 73 76
  1. Ikan Mas 6,3 30,5 31,2 24 25
  2. Ikan Mujair - - 18 15 15,5
  3. Ikan Nila 4,2 36 28,6 34 35,5
  4. Ikan Lainnya - - - -  
Bulukumba   13.605,70 19.752,30 21.431,20 17.715,20 133.965,60

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2014

 

c. Rumput Laut

Selain usaha perikanan tersebut di atas juga terdapat komoditi rumput laut di sepanjang pesisir pantai. Pada tahun 2014 produksi rumput laut yakni 128.360 ton, produksinya mengalami peningkatan secara signifikan jika dibandingkan tahun 2013 yang hanya bisa mencapai 14.498 ton. Uraian lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 4 berikut ini :

 

Tabel 4

Produksi Rumput Laut Tahun 2010 - 2014

NO KECAMATAN LUAS AREAL (Ha) LUAS AREAL YG TERPAKAI PRODUKSI (Ton) JUMLAH PETANI (KK)
1 Gantarang 2.500 1.885,00 34.048,00 965
2 Ujungbulu 2.000 1.452,00 30.648,00 790
3 Ujung loe 3.000 1.600,00 32.976,00 903
4 Bontobahari 1.500 1.130,00 30.688,00 467
5 Bontotiro - - - -
6 Herlang - - - -
7 Kajang - - - -
8 Bulukumpa - - - -
9 Rilau Ale - - - -
10 Kindang - - - -
Bulukumba 2014 9.000 6.067 128.360 3.125
2013 9.000 6.030 14.498 3.037
2012 9.000 6.025 4.242 3.204
2011 9.000 6.025 14.033 3.204
2010 9.000 6.025 8.924 3.037

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2014